Curug Samigaluh & Waduk Sermo
17 Juli 2012.
Aku, Deta, Ines.
| Curug Samigaluh |
Diantara kami bertiga sama sekali ngga ada yang tau jalan, apalagi daerah Kulon Progo. Modalnya cuma dua, google map (yang kadang suka bohong) dan keberanian untuk bertanya. Nyasar sih ngga masalah, kalau kata National Geographic Adventure, "Let's Get Lost!".
Jadi untuk menuju Curug Samigaluh dari Kota Jogja bisa lewat Jalan Godean, trus perempatan Nanggulan belok kanan, teruuuuuuuuuss ngikutin jalan, nanjak lumayan jauh, lalu ambil jalan ke MTs Sidoharjo, dari MTs Sidoharjo lurus sedikit ada pertigaan belok kiri nanjak dikit, ada rumah warga tanya aja terus minta izin buat parkir motor. Dari rumah warga harus melewati jalan setapak di pinggir sawah dan hutan. Nikmati aja suasananya, sampai akhirnya akan terdengar suara gemericik air. Ikutin suara airnya dan sampailah anda di Curug Samigaluh, yeaaaaaaaaaa :D
Dari berbagai sumber yang saya baca, tinggi Curug Samigaluh mencapai 75 meter. Curugnya bagus, masih belum banyak terjamah manusia, waktu itu cuma ada kami bertiga dan tiga orang warga sekitar. Tapi sayangnya, pemandangan yang kami dapat waktu itu tidak seindah foto di blog. Coba lihat perbedaannya. Bandingkan dengan foto yang ada di atas.
![]() |
| foto kita |
Itu tetep ada airnya lho, tapi dikit... Jadi, kesimpulannya adalah kalau mau berkunjung ke Curug Samigaluh sebaiknya waktu musim hujan supaya bisa lihat air terjun dengan air yang melimpah. Tapi setidaknya kami cukup puas menikmati keasrian dan keheningan suasana di curug.
Setelah puas berada di curug, kami langsung lanjut ke Waduk Sermo. Dengan bantuan google map dan petunjuk dari warga, sampailah di Waduk Sermo. Retribusi tiap orang Rp 2000,00 dan tiap motor Rp 1000,00. Murah kan...


Comments
Post a Comment